Bagi orang-orang lain kehilangan kecil bukanlah hal yang penting. Tapi buatku... ntahlah... sampai sekarang perasaanku masih terluka.Aku benar2merasa kehilangan anggota keluargaku. Merasakan perasaan yang sama ketika nenekku tak ada. Bahkan mungkin... lebih dalam daripada itu. Karena jika nenekku kemarin aku sudah siap. Menyiapkan diriku bahwa kemungkinan perginya memang sudah dekat. Tapi Jackie... aku tak pernah membayangkannya. Aku bahkan ga sempat ketemu dia lagi ketika aku pulang kemarin... Itu yang membuatku merasa berat banget. Ga ngeliat dia hidup untuk terakhir kalinya... Aku nyesel... Tiap aku ingat ini... tenggorokanku langsung sakit.
Yang membuat sesuatu itu penting adalah bagaimana kita menghargai sesuatu itu. Bagaimana kita menyimpan sesuatuitu dalam hati kita. Dan Jackie... -yang HANYA kucing ga penting bagi oranglain- amat penting buatku. Sudah seperti keluargaku. Karena memang cuma dengan Jackie ma Ron aku jalani hidupku sehari2. Aku benar2 sedih sekali.Aku sudah mau nangis lagi...
Aku masih selalu terbayang2 klo aku pulang dia nunggu di depan pintu, atau ngeong2 dari dalem. Suka nunggu dan minta makan ma Ron.Suka tak godain. Pelepas stressku. Suka bangunin klo jam 3 pagi atau subuh2. Garuk2 pintu kamar minta makan. Aku kangen Jackie... Tak sempat mengucapkan kata2 perpisahan membuatku makin sedih... Berharap melihat dia lari2 pulang minta makan, tapi yang kudapati tubuhnya yang sudah kaku diangkat tetanggaku dengan sekop. Lalu katanya... besok pagi aku kuburkan. Sekarang taruh aja dulu di 'jogangan'. Ya Rabb...
Kini aku tinggal ma Ron. Dan rasanya aneh sekali.Biasanya mereka berdua bareng2 ngeang ngeong lari2 ngikutin klo lagi nyiapin makan mereka. Sekarang tinggal Ron. Sepi... Ron pun juga cuma diam. Kadang2 ngeong2 dengan kepala tolah toleh klo makan. Seperti klo ada Jackie. Biasanya pandangan mata mereka akan bertemu sejenak tus liyat2an lalu lanjutin makan lagi sendiri2. Ya Rabb...
Kenangan itu memang sungguh membuat kehilangan menjadi begitu menyesakkan...
Dan ntah kenapa... rasanya makin hari, hal ini makin aku sadari lekat dalam hidupku.
Astaghfirullah hal adziem...
Aku tahu... Aku mungkin memang orang yang terlalu perasa. Aku tahu...
Aku juga tahu kalau aku mungkin emang akan ditertawakan banyak orang klo saja mereka tahu semalam aku tiba2 menangis gugu tanpa bisa berhenti setelah aku menguburkan Jackie.
Aku benar2 merasa kehilangan bagian dari diriku. Kehilangan anggota keluargaku. Kehilangan separuh hidupku. Ada yang sakit dan kosong dalam hatiku.
Ya Rabb... Astaghfirullah hal adziem...
Kuatkan aku Rabb...Kuatkan aku...
Kehilangan adalah bagian kehidupan. Aku harus belajar ikhlas dan sabar menghadapi semua ini. Tak terus terpuruk dengan rasa kehilangan. Ampuni aku Rabb...
Masih ada Ron...
Menikmati dan mensyukuri apa yang ada. Seperti aku juga menikmati dan mensyukuri kenangan2 kecil dengan Jackie dan Ron selama ini. Mereka sahabat2 kecilku. Sahabat yang hanya mengeong saat aku ajak bicara. Tapi mereka berdualah yang aku punya. Keluargaku.
Jackie... Selamat tinggal...
Bobo yang manis yaa...
Akuakan berdoa ma Allah. Semoga klo InshaAllah aku bisa naik syurga nanti, aku akan minta Allah untuk menjadikan kamu dan Ron temanku lagi. Allah Maha Berkuasaatas segala sesuatu.
Innalillahi wa inna ilaihi roji'un...
Segala yang dari Allah hanyalah milik Allah... Hanya kepadaNyalah kita akan kembali...